SewaKameraJogja.net berfungsi paling baik dengan JavaScript diaktifkan

3 Teknik Dasar Videografi Yang Perlu Kamu Ketahui

Diantara kamu ada yang suka bikin konten video? Atau berminat di dunia videografi? Saat ini dunia videografi sedang berkembang pesat loh. Banyak peluang yang bisa kamu manfaatkan dari dunia videografi.

Videografi bisa diartikan sebagai seni dan media untuk mendokumentasikan adegan atau kejadian menjadi bentuk audio visual (suara dan gambar). Tentu ini lebih baik dari pada dokumentasi audio saja ataupun gambar saja. 

Sebuah karya video yang berkualitas tidak hanya tergantung pada alat yang digunakan saja, tapi juga banyak dipengaruhi “the man behind the gun” atau orang yang menggunakan alat-alat videografi tersebut. Berbekal kemampuan dan pengalaman, maka terciptalah sebuah hasil video yang bisa dinikmati banyak orang.

Dalam videografi tentu ada teknik-teknik dasar yang perlu kamu ketahui. Teknik dalam videografi berguna agar video yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan tidak terkesan seperti video amatir. Beberapa teknik dasar tersebut, antara lain seperti berikut ini.

1. Teknik Perekaman

Untuk menghasilkan video yang baik dibutuhkan teknik perekaman yang teratur dan konsisten. Tak jarang dalam perekaman video digunakan lebih dari satu kamera guna mendapat hasil yang proporsional dan juga dapat menghemat waktu. Penggunaan banyak kamera juga membantu untuk mendapat gambar dari berbagai arah.

Ketika proses perekaman video, kamu perlu memperhatikan posisi kamera. Posisi kamera sangat penting untuk dioptimalkan guna menemukan sudut fokus secantik mungkin. Sehingga penonton dapat tau kemana fokus yang mesti mereka ikuti dalam video.  

2. Teknik Zoom

Yang kedua kamu bisa mempelajari teknik zoom. Variasi zoom berguna juga agar video tidak terkesan membosankan. Namun porsi yang pas juga penting agar video tetap nyaman ditonton. Di mana terlalu banyak zoom bisa jadi membuat kualitas video jadi kurang dan terlihat amatir.

Teknik zoom menuntut gerakan yang sangat smooth dan stabil. Jika dilakukan dengan banyak getaran dan goyangan, justru malah kualitas video yang akan rusak. Pemakaian alat stabilizer dapat membantu kamu menjaga kualitas video.

3. Teknik Frame

Perekaman video sebaiknya disesuaikan dengan frame yang tersedia. Pemilihan frame sebaiknya mampu menunjukkan lokasi dan situasi yang diinginkan pada video. Misalnya, bila kamu ingin menunjukkan lokasi pegunungan di waktu pagi yang sejuk, sebaiknya carilah frame yang mendukung hal tersebut. 

Itu lah 3 teknik dasar pada videografi. Sebenarnya masih banyak teknik-teknik lain unuk menunjang hasil videografi. Untuk teknik lainnya mungkin bisa kita bahas dilain kesempatan. Terimakasih.

 

Blog Lainnya